Pelatihan Penulisan Buku dan Artikel Karya Ilmiah

PDFCetakEmail

Aktivitas Kampus - Semiloka

 

Narasumber, Prof. Dr. H. Suherli Kusmana, M.Pd (keempat kiri) dan Dr. Riduan, M.BA, M.Pd (ketiga kiri) berfoto bersama pimpinan universitas, prodi PBSI S2 dan FKIP Unsur Cianjur (dok: arsip s2)

 

Untuk membekali kompetensi menulis terutama menulis buku dan artikel karya  ilmiah, sejumlah dosen dan mahasiswa PBSI S-2 Unsur Cianjur mengikuti pelatihan penulisan buku dan artikel karya ilmiah yang diselenggarakan oleh Program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) S-2 Program Pascasarjana bekerjasama dengan FKIP Universitas Suryakancana pada hari Sabtu,  25 Februari 2012 di Aula FKIP, Unsur Cianjur.

Acara tersebut dibuka oleh Rektor Unsur Cianjur, Prof. Dr. H. Dwidja Prijatno, S.H, M.H, Sp.N. Hadir dalam kesempatan itu Prof. Dr. Iskandarwassid, M.Pd (Direktur Program Pascasarjana Unsur) serta Drs. H. Iyep Candra Hermawan, M.Pd (Dekan FKIP) dan sejumlah  pejabat Rektorat, unsur pimpinan prodi PBSI S-2 dan FKIP. Kegiatan  pelatihan sehari penuh  ini diikuti oleh sekitar 70 dosen dan mahasiswa S2.

Pada kesempatan pertama, Prof. Dr. H. Suherli Kusmana, M.Pd, sebagai narasumber pertama membawakan materi "Dasar-dasar Penulisan Buku Panduan Pendidik".  Sebelumnya guru besar yang juga sebagai Rektor Unigal Galuh ini dan aktif sebagai konsultan ahli pada Puskurbuk ini menginformasikan perhal sayembara penulisan naskah buku pengayaan 2012 sebagai ajang berkreasi dan berinovasi bagi komunitas guru.

Dikatakannya bahwa buku panduan pendidikan dianggap kurang ekonomis karena penggunanya terbatas.  Namun buku ini sangat berguna bagi kaum guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.  Buku panduan pedidik termasuk satu dari empat jenis buku pendidikan setelah buku teks pelajaran, buku pengayaan dan buku referensi. Berdasarkan pengelompokannya, jenis buku ini didasarkan pada : (a) pendidikan dan pembelajaran; (b) media pembelajaran; (c) evaluasi pembelajaran; (d) penelitian pendidikan; (e) peningkatan kompetensi.

Ketentuan teknis penulisan buku panduan pendidikan dibahas secara mendalam oleh Prof. Suherli, termasuk aturan mengenai jumlah halaman.  "Sesuai aturan UNESCO, baru dikatakan buku bila memiliki minimal 48 halaman cetak," ujarnya menjawab salah seorang peserta.

Narasumber kedua, Dr. Riduan, M.BA, M.Pd seorang dosen dan juga praktisi penerbitan Penerbit Alfa Beta Bandung. Dr. Ridwan mengupas mengenai teknis dalam membuat buku, mulai mengolah gagasan hingga trik mencari penerbit yang bersedia mempublikasikan karya penulis tersebut.

Acara ini diselingi oleh istirahat dan salat duhur.  Kemudian dilanjutkan oleh pemateri terakhir yakni Drs. H. Iyep Candra Hermawan, M.Pd dan Drs. Daud Pamungkas, M.Pd.    Drs. H. Iyep Candra Hermawan, M.Pd yang juga Dekan FKIP Unsur tersebut berbagi seputar pengalaman menulis di jurnal ilmiah.  Menurutnya, seorang penulis harus selalu rajin membaca, bukan hanya buku, tapi membaca teks dan fenomena kehidupan sebagai sumber gagasan.  Jawaban ini sebagai tanggapan atas pertanyaan  seorang audiens tentang trik bagaimana memunculkan inspirasi agar selalu muncul, meskipun kegiatan narasumber sebagai Dekan cukup sibuk. Sementara Drs. Daud Pamungkas, M.Pd yang tercatat sebagai dosen di FKIP Unsur memberikan pengayaan berkaitan dengan aspek kebahasaan dalam kepenulisan jurnal ilmiah.

Kegiatan akhir yaitu membahas karya tulis yang telah dibuat oleh peserta sebelumnya.  Sementara bagi peserta yang belum sempat menyelesaikan artikelnya, panitia membuka layanan email.   Diharapkan para dosen di Unsur Cianjur dan mahasiswa memiliki kesiapan dengan diberlakukan aturan publikasi ilmiah oleh Dikti Kemendikbud per Agustus 2012 mendatang. [*] [admin1]