MENULIS ARTIKEL PENELITIAN UNTUK JURNAL TERNAMA (Bagian 1)

PDFCetakEmail

Publikasi - Makalah, Jurnal/Artikel Ilmiah dan PTK

Penilaian User: / 0
TerburukTerbaik 

Oleh

Prof. Ranbir S. Malik (Australia; 2016)

Menulis makalah penelitian untuk publikasi merupakan tantangan yang menarik, terutama bagi para peneliti pemula dan mahasiswa doktoral. Mengembangkan keterampilan dalam melakukan penelitian dan menulis naskah ilmiah merupakan proses pembelajaran. Setelah memperoleh kedudukan pengajar di universitas, karir terpilih atau lanjutan, adanya peningkatan berpijak pada karya yang telah dipublikasikan dalam jurnal-jurnal ternama. Para peneliti yang artikel-artikelnya diterbitkan dalam jurnal-jurnal ternama memperoleh pengakuan perseorangan dan juga institusinya. Universitas-universitas diranking berdasarkan jumlah dan kualitas publikasinya. Ketika masa jabatan dievaluasi, komunitas profesional meminta penilaian yang detil mengenai kualitas dan pengaruh kontribusi calon dalam bidang publikasi secara kontinu. Menempatkan diri sendiri dalam posisi untuk menulis artikel yang akan diterbitkan dalam jurnal-jurnal dengan reviu sejawat, secara umum dipandang sebagai petunjuk peneliti ilmiah yang sangat baik. Peneliti-peneliti baru mesti mulai menulis artikel sesegera mungkin karena hal itu akan memacu proses belajar. Mereka tidak perlu menunggu sampai selesai seluruh penelitian.

 

Mahasiswa-mahasiswa doktoral bisa menyertakan pembimbing mereka sebagai penulis pembantu. Dalam menulis makalah penelitian banyak tantangan yang menyenangkan untuk mengembangkan potensi intelektual dan kreatif. Disarankan untuk mencari penasihat dan kolega untuk membimbing Anda karena mereka benar-benar mengetahui dalam hal jenis-jenis naskah yang diajukan. Menulis artikel paling baik dipelajari melalui pemerolehan pengalaman menulis. Mulailah proses itu dengan membuat catatan-catatan tertulis mengenai suatu ide dan mencatat proses penelitian serta hasil-hasil awal. Dengan cara itu, peneliti belajar menghasilkan teks sekaligus mengenali kekosongan-kekosongan dalam berpikir mereka. Merupakan tugas penulis untuk menyajikan artikel sampai orang lain bisa memahami pikiran-pikiran utamanya dan logika yang masuk akal. Sebuah artikel diterima berdasarkan substansinya dan keterbacaannya (bersambung).

 

(Diterjemahkan oleh Iskandarwassid)